Hari ini saya mau spill the tea, mau curhat sekaligus ngasih info penting. Terutama buat kamu yang sering ngerasa dompetnya tiba-tiba tipis setelah lihat penawaran produk digital, tapi setelah bayar malah bingung sambil garuk-garuk kepala.
Kenal kan sama penyakit itu? Saya juga langganan! 😂
Tapi beberapa waktu lalu, saya nemu sesuatu yang rasanya kayak “obat penawar”. Namanya Digifaster.
PENTING DI AWAL: Biar kita sama-sama enak, saya mau jujur dari awal. Saya BUKAN pemilik Digifaster. Saya ini PEMBELI dan AFFILIATE, sama seperti posisi Anda nanti jika tertarik. Saya beli produk ini seharga Rp 79.000 dan sekarang saya menulis ini berdasarkan pengalaman pribadi. Oke, kita lanjut!
Kenapa Saya Berani Bilang Ini “Obat”?
Selama ini, masalah terbesar setelah beli produk digital (apalagi yang lisensinya PLR/MRR) adalah: “HABIS INI NGAPAIN?”
Dikasih ribuan, bahkan jutaan file, yang katanya siap dijual. Kenyataannya? Malah jadi “sampah digital” yang bikin Google Drive sesak napas. Mau dijual bingung, mau dipakai sendiri juga bingung saking banyaknya.
Nah, Digifaster ini pendekatannya beda total. Dia nggak bikin kita mabuk konten. Inilah beberapa alasan kenapa saya akhirnya jatuh hati:
1. Produknya Daging, Bukan Tulang Belulang
Begitu masuk member area, saya kaget. Isinya bukan cuma tumpukan file acak. Ada produk konkret yang bisa kita pelajari untuk diri sendiri dulu:
- Ebook & Video Course tentang dasar-dasar internet marketing. Cocok banget buat pemula yang masih meraba-raba.
- Template desain grafis, Excel, sampai website. Ini alat-alat pendukung yang beneran kepake, bukan cuma pajangan.
Intinya, Digifaster menganut paham kualitas di atas kuantitas. Kamu nggak akan pusing, malah dapat ilmu baru yang bisa langsung diterapkan.
2. Bagian Favorit Saya: Nggak Perlu Jadi Mandor Proyek Website!
INI! Ini yang bikin saya paling “Wow!”. Setelah beli, kita dapat Landing Page SIAP PAKAI dengan link atas nama kita sendiri. Contohnya: paraimer.com/amr/digifaster.
Cantik kan? Bukan link affiliate produk.com/aff/?ref=8dj3d89sdkjsd9239u yang bikin orang curiga.
Artinya apa?
- NGGAK PERLU pusing beli hosting & domain.
- NGGAK PERLU pusing install WordPress.
- NGGAK PERLU langganan Lynk.id, Scalev, atau sejenisnya.
- NGGAK PERLU jadi teknisi dadakan sampai begadang!
Ini anugerah terbesar buat kaum anti-ribet seperti saya. Tugas kita jadi jelas: Promosi dan datangkan traffic. Titik. Urusan “dapur” teknis sudah beres!
3. “Pasukan Bantuan” yang Bekerja di Belakang Layar
Kalau kamu pikir cuma dikasih landing page terus dilepas, kamu salah. Ada “pasukan” lain yang bantu kita:
- Marketing Kit: Udah disiapin materi promosi (gambar, caption, dll). Nggak perlu mikir dari nol.
- Follow Up Otomatis: Setiap ada orang yang isi form di landing page kita tapi belum bayar, tim dari imvolter yang akan follow up via email. Kita tinggal santai.
- Support Pembeli: Kalau nanti ada yang beli lewat link kita dan butuh bantuan, bukan kita yang repot. Semua di-handle oleh vendor.
Tugas kita sebagai affiliate benar-benar cuma satu: MENDATANGKAN CALON PEMBELI. Enak, kan?
Oke, Sekarang Kita Bicara Duit… Komisi 95%? Ini Serius?
Awalnya saya juga kaget. Mari kita hitung-hitungan sederhana:
- Harga jual produk: Rp 79.000 (harga yang pas, nggak kemahalan, nggak kemurahan).
- Komisi yang kita dapat per penjualan: Rp 75.000.
Itu artinya komisinya 95%!
Buat pemula, ini GILA banget. Artinya, kamu cukup jual ke DUA ORANG SAJA, modal kamu udah balik plus dapat untung buat beli kopi. Jualan selanjutnya? Murni profit masuk kantong.
Potensi ini terbuka untuk semua pembeli. Kamu beli, kamu dapat hak yang sama persis seperti saya. Adil.
Jadi, Digifaster Ini Buat Siapa?
Menurut saya, Digifaster ini “jodoh”-nya para:
- Newbie total yang mau mulai bisnis digital tapi nggak tahu harus mulai dari mana.
- Korban “sampah digital” yang udah kapok beli produk ribuan file tapi nggak ada hasilnya.
- Orang yang anti ribet dan nggak mau pusing sama urusan teknis website.
- Siapapun yang mau punya sumber penghasilan tambahan dengan modal minim dan risiko rendah.
Kesimpulan: Ini Jalan Tol, Bukan Jalan Ajaib
Digifaster bukan tombol ajaib yang bikin kamu kaya dalam semalam. Tetap butuh usaha untuk promosi.
Tapi, Digifaster adalah “jalan tol” termudah, termurah, dan paling logis yang pernah saya temukan untuk seorang pemula bisa mulai jualan produk digital. Semua hambatan teknis yang biasanya bikin pusing sudah dihilangkan.
Kamu nggak lagi beli “masalah” (baca: tumpukan file), tapi kamu beli “solusi” siap pakai.
Jika kamu merasakan apa yang saya rasakan, lelah dengan keribetan dan ingin fokus pada hal yang paling penting yaitu jualan, mungkin ini saatnya kamu mencoba jalan yang sama.
Nggak ada paksaan, tapi kalau penasaran seperti apa “showroom” jualan yang saya ceritakan, kamu bisa intip sendiri lewat link di bawah ini.
➡️ [Klik di Sini Untuk Lihat Langsung Landing Page Digifaster dan Peluangnya] (ini adalah link afiliasi saya)
Saya juga sudah sediakan bonus spesial buat kamu yang beli Digifaster melalui affiliasi saya. Ebook “7 Hari Jago Bisnis” seharga Rp. 99.000. Nah kalau ebook ini memang punya saya dan buatan saya. Bonusnya memang cuma satu. Tapi satu ebook ini saja saya yakin lebih bernilai daripada kebanyakan bonus yang akhirnya bikin bingung dan salah fokus.
Semoga review jujur ini bermanfaat dan bisa memberikan pencerahan. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!